Maudy Ayunda, Aktris Sekaligus Aktivis Dengan Segudang Prestasi


Maudy Ayunda, Aktris Sekaligus Aktivis Dengan Segudang Prestasi

Siapa sih yang tak mengenal aktris cantik Maudy Ayunda? Selain akrab di mata penggemar film bergenre anak muda, perempuan kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994 ini juga dikenal memiliki segudang prestasi berkat aktivitasnya di luar karirnya sebagai aktris.

Pemilik nama lengkap Ayunda Faza Maudya ini berhasil menuntaskan pendidikannya di Oxford University, Inggris. Di kampus ternama dunia ini, Maudy mengambil jurusan Philosophy, Politics and Economics (PPE). Lantaran itu, politisi sekelas Budiman Sudjatmiko pun menjadi penggemar Maudy Ayunda karena dinilai sosok anak muda yang cerdas dan berkualitas.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Maudy selama ngampus di Inggris aktif di kegiatan Oxford Economics Society dengan menjabat sebagai Head of Speakers yang memiliki tugas mengundang para pembicara untuk program-program yang ada.

Hebatnya lagi, ia juga merupakan satu-satunya mahasiswa yang berasal dari Indonesia di jurusan PPE. Satu hal lain yang mengagumkan dari pemeran utama film “Perahu Kertas” ini adalah ia sebenarnya diterima di beberapa universitas ternama dunia seperti Colombia University, Brown University, dan NYU. Namun ia akhirnya memilih belajar politik di Oxford.

Sebagai aktivis anak muda, Maudy juga pernah menjadi pembicara termuda di forum global The Regional Conference Evaluate the Millennium Development Goals and Looks to Creating a Foundation for the Post 2015 di Nusa Dua, Bali.

Di sana ia mempresentasikan tentang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di hadapan mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan sejumlah pemimpin dunia lainnya.

Terbaru, Maudy bersama actor Reza Rahardian menjadi salah satu pembicara di forum Diaspora Indonesia dan berkesempatan bersalaman langsung dengan mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama.

Sebagai anak muda, capaian Maudy Ayunda memang berhasil membuat iri banyak orang. Selaku public figure, Maudy benar-benar menujukkan bahwa seorang superstar juga membutuhkan otak yang encer dan cemerlang untuk bisa menjadi inspirasi. Salah satu bukti otak moncernya adalah ia tak hanya menguasai Bahasa Inggris, tapi juga menguasai Bahasa Mandarin dan Spanyol.

Bakat kepemimpinan dirinya juga sudah mulai terlihat semenjak remaja. Maudy pernah dipercaya sebagai Ketua OSIS di sekiolahnya, British International School. Selama sekolah juga, ia akhirnya berkesempatan terjun di dunia acting setelah mengikuti casting terbuka sebuah film di sekolahnya.

Tak hanya akting, dunia musik pun dijajalnya. Sudah banyak single yang ia rilis,baik solo maupun duet.

Nampaknya, Maudy memang sosok anak muda yang komplet dan di berbagai bidang. Di dunia tulis menulis pun, bakatnya tak usah di pertanyakan lagi. Di usia 10 tahun,  ia telah berhasil membuat sebuah buku yang berisi kumpulan dongeng anak yang berjudul "A Forest of Fables", yang mana semua hasil penjualannya disumbangkan untuk korban Tsunami Aceh.

Peraih Indonesian Choice Award untuk Female Singer of the Year ini bisa dianggap sebagai aset bagi bangsa Indonesia. Di balik wajahnya yang cantik, otak yang cemerlang, ia juga pemilik suara yang merdu dan piawai memainkan alat musik. Alat musik yang biasa dimainkannya yaitu piano dan gitar, dimana ketrampilannya dalam memainkan gitar terinspirasi oleh penyanyi country John Meyer.

Maudy juga mengaku mengidolakan Tompi, Agnes Monica, Bruno Mars serta Taylor Swift. 

So, bisakah Anda menemukan cela atau kekurangan dari seorang Maudy Ayunda?

Sulit, dia nyaris sempurna sebagai anak muda.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus