Gubernur Baru, Pintu Atasi Masalah Jakarta


Gubernur Baru, Pintu Atasi Masalah Jakarta

Sepanjang tahun 2016, sampah masih menjadi permasalahan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat Jakarta. Hal ini dapat kita lihat berdasarkan infografis permasalahan dari laporan-laporan warga yang masuk melalui aplikasi media sosial. Tidak hanya soal sampah, pelanggaran HAM, fasilitas umum yang tidak memadai, parkir liar dan kemacetan juga masih menjadi masalah yang cukup serius di Ibukota.

Selain masalah-masalah tersebut, Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sejumlah pekerjaan rumah di Ibukota masih banyak yang belum selesai. Eddy menyebutkan, sedikitnya ada tiga kategori permasalahan yang ada di Jakarta.

Pertama, masalah tersebut adalah masalah ketimpangan ekonomi yang mencerminkan jumlah pengangguran di Jakarta masih tinggi. Mahalnya biaya hidup dan bahan pokok juga menjadi penghambat kesejahteraan masyarakat Jakarta.

Kedua, masalah kondisi geografis yang ada di Jakarta. Salah satu yang masuk dalam kategori ini adalah masalah kemacetan tadi. Banjir, pemukiman kumuh dan masalah-masalah geografis lainnya menjadi masalah yang terus ada di Ibukota.

Terakhir masalah kesenjangan sosial yang menjadikan ragam konflik sering muncul mewarnai Jakarta. Kemiskinan yang merajalela, pendidikan yang tidak layak, tindak kriminalitas yang kian menjadi-jadi juga menjadi masalah yang harus teratasi dengan cepat. Hal ini guna mencegah adanya generasi bangsa yang tidak lagi mencintai persatuan namun malah menimbulkan perpecahan dan menebarkan kebencian.

Memang, menyelesaikan masalah di Jakarta ini tidaklah mudah, namun dengan adanya Gubernur baru yang akan dilantik pada Oktober mendatang, sekiranya juga bisa menjadi harapan baru bagi masyarakat Jakarta untuk menjadikan Jakarta lebih baik lagi.

Sebagaimana tagline yang diusung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, “Maju Kotanya Bahagia Warganya”, maka semoga ke depan Jakarta bisa menjadi kota panutan bagi kota-kota lainnya.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus