Pulau Kalimantan Dominasi Kandidat Ibu Kota Baru


Pulau Kalimantan Dominasi Kandidat Ibu Kota Baru

SIPerubahan, Jokowi – Pemerintahan Jokowi nampaknya benar-benar serius ingin memindahkan ibu kota. Berbagai studi yang dilakukan oleh Kementerian Bappenas menyatakan memang Indonesia layak untuk memiliki ibu kota baru menggantikan Jakarta yang semakin padat.

Pemerintah nampaknya perlu merumuskan apakah ibu kota baru nanti menjadi pusat pemerintahan atau menjadi pusat bisnis, mengingat selama ini Jakarta menjadi pusat segalanya di republik ini. Pemindahan ibu kota baru tentu saja perlu mempertimbangkan banyak aspek, selain aspe geografis semata, karena tidak mungkin memindahkan semua kegiatan ekonomi dan pemerintahan ke kota baru lalu melumpuhkan Jakarta.

Beberapa kota di daerah yang menjadi kandidat ibu kota baru bermunculan. Bappenas membocorkan, terdapat tiga kota yang menjadi kandidat kuat ibu kota baru, yakni Palangkaraya di Kalimantan Tengah, Samarinda di Kalimantan Timur dan Banjarmasin di Kalimantan Selatan.

Pemerintah nampaknya sengaja memilih Pulau Kalimantan untuk diproyeksikan penempatan ibu kota baru. Jika kita ingat sejarah, saat itu Presiden pertama Indonesia Soekarno juga sempat berkeinginan ingin memindahkan ibu kota ke Kalimantan karena Pulau Borneo ini paling minim dari risiko bencana dan memiliki dataran yang luas. Apalagi posisi Kalimantan berada di tengah-tengah Indonesia, persis di garis khatulistiwa, serta dekat dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

Di sisi lain, Ketua MPR Zulkifli Hasan sempat melontarkan wacana agar ibu kota di pindahkan ke Madura. Namun, ia memperingatkan pemerintah untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk realisasi memindahkan ibu kota. Menurutnya, memindahkan ibu kota membutuhkan biaya yang sangat besar, sementara pemerintah masih terbebani proyek-proyek infrastruktur yang juga mahal.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memastikan pemerintah serius ingin memindahkan ibu kota. Bappenas tengah melakukan kajian untuk membahas lebih detik rencana tersebut. Pemerintah menargetkan, tahun 2018 atau 2019 konsep pemindahan ibu kota sudah rampung.

Ibu kota nampaknya memang sudah harus dipindahkan. Jakarta selayaknya hanya menjadi pusat ekonomi semata, sementara pusat pemerintahan di pindahkan ke kota lain agar beban Jakarta menjadi berkurang. Di satu sisi, pemindahan ibu kota akan mengurangi kesenjangan sosial antar daerah.

Pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan akan merangsang pembangunan yang tidak akan hanya terpusat di Pulau Jawa. Jakarta sudah terlalu tua untuk menampung semua beban bangsa.

Amerika Serikat punya New York dan Washington DC. Malaysia punya Putrajaya dan Kuala Lumpur. Indonesia dalam waktu dekat, juga akan punya dua kota besar sebagai pusat ekonomi dan pusat politik.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus