Kritik KPK, Amien Rais: Gak Perlu Bawa-bawa Artis


Kritik KPK, Amien Rais: Gak Perlu Bawa-bawa Artis

SIPerubahan, Solo – Mantan Ketua MPR Amien Rais melontarkan kritik keras kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Amien mengatakan KPK seharusnya “turun mesin” atau mengganti seluruh pejabatnya agar bisa bekerja dengan benar.

Hal itu dilontarkannya lantaran kesal dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang hanya menangkap kasus korupsi kelas teri. Padahal di Undang-Undang KPK seharusnya komisi antirasuah ini mengejar kasus korupsi diatas Rp. 1 Miliar.

"Dalam Undang-undang KPK, seharusnya yang dikejar itu korupsi diatas Rp 1 miliar. Sekarang, OTT itu hanya mendapat Rp 40 juta, Rp 10 juta, DPR disegel, kemudian jadi pahlawan," kata Amien di Solo dalam sebuah acara, Minggu (9/7).

Amien menambahkan kritikannya bahwa KPK tidak berani menghadapi kasus besar seperti kasus Bank Cenutry, BLBI, Sumber Waras hingga reklamasi.

Tokoh reformasi ini pun mengusulkan akan adanya reformasi di tubuh KPK.

Tak hanya KPK, pihak-pihak yang mendukung KPK pun tak luput dari kritikan Amien. Selama ini KPK memang kebanjiran dukungan dari akademisi dan puluhan tokoh publikn mulai dari aktivis hingga artis.

"Tidak usah saling membawa massa dengan mendatangkan artis-artis untuk membela KPK, kemudian dosen-dosen urusan tata negara dimobilisasi. Karena kalau seperti ini menandakan takut," tegas Amien.

Belakangan memang terjadi “perang” antara KPK dan pendukungnya melawan DPR yang tengah menggulirkan hak angket KPK. Banyak kalangan menilai hak angket itu bertujuan untuk memperlemah peran KPK. Apalagi Ketua DPR Setya Novanto menjadi salah satu sasaran KPK dalam kasus korupsi berjamaah KTP elektronik.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus