Bahasa Indonesia Harus Mandiri


Bahasa Indonesia Harus Mandiri

Tangerang Selatan (14/10/2017). Prodi Sastra Indonesia – Universitas Pamulang adakan seminar nasional pada 13 November 2017. Acara dilakukan di STIkes-Unpam. Lian Gouw dan Eri Kurniawan diundang menjadi pembicara inti dalam seminar yang diikuti 800 peserta yang terdiri dari mahasiswa, alumni, dan pemakalah dari berbagai perguruan tinggi.

Seminar bertema “Bahasa sebagai Indentitas Budaya dalam Perspektif Postkolonial” dibuka oleh ketua panitia acara Rai Bagus Triadi, M.Pd. Dalam sambutannya dosen yang sedang melanjutkan studi doktoralnya di UPI Bandung ini mengingatkan kepada peserta seminar agar rajin menulis karya ilmiah.

“Investasi paling aman adalah investasi pada diri sendiri, yaitu dengan meningkatkan kompetensi kemampuan. Baik yang bersifat praktik maupun teoretis” kata pria kelahiran Bandung yang juga pecinta motor gede itu.

Acara tersebut dilakukan dalam dua sesi. Seri pertama diisi oleh Lian Gouw dengan membahas isu-isu terkini seputar bahasa Indonesia. perempuan kelahiran Bandung yang menghabiskan masa hidupnya di Amerika itu menyayangkan masyarakat Indonesia yang lebih banyak menggunakan kosa kata bahasa Inggris daripada memperkuat bahasa Indonesia itu sendiri.

“Kita harus mandiri dalam berbahasa. Banyak sekali kosa kata bahasa Inggris di dalamnya (bahasa Indonesia/RED). Ini namanya memperkosa bahasa”. Ujar perempuan berusia 80 tahun itu yang sekaligus pimpinan Dallang Publishing. Kunjungannya ke Unpam merupakan salah satu dari program pengamatannya terhadap bahasa dan budaya Indonesia. sejak tahun 2011, perempuan yang sering menyoroti ketidakadilan terhadap minoritas ini selalu mengadakan kunjungan ke Indonesia setiap tahun.

Sesi kedua diisi oleh Eri Kurniawan. Peneliti yang merupakan dosen UPI Bandung ini menyampaikan bagaimana cara mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional. “Seorang akademisi wajib melakukan publikasi ilmiah” ujar presiden Asosiasi Linguistik Terapan Indonesia itu. Seminar berlangsung sampai pukul 16.00 wib dengan diakhiri foto bersama.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus