KPK  Terus Mengusut Kasus Korupsi  Saat Momentum Pilkada

Comments 100 Views Views


KPK  Terus Mengusut Kasus Korupsi  Saat Momentum Pilkada

SIPerubahan - Kapolri Jenderal Tito Karnavian  mengklaim bahwa aparat kepolisian akan mengantisipasi  sekelompok oknum yang memanfaatkan aparat penegak hukum sebagai alat politik. 

Maka dari itu, Tito meminta agar pemeriksaan pasangan calon yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum, ditangguhkan untuk menghindari kontroversi dan friksi di akar rumput. Sebagaimana Peraturan Kapolri yang diterbitkan Kapolri sebelumnya, yakni Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, yang menginstruksikan bahwa pengusutan kasus terhadap calon kepala daerah harus menunggu proses pilkada usai.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menolak instruksi tersebut. Ia menjelaskan bahwa KPK tidak akan  memberhentikan penyelidikan kasus korupsi terhadap calon kepala daerah yang sudah terdaftar ikut bertarung di pilkada.

"Kalau saya enggak begitu. Kalau yang bersangkutan ternyata dalam perjalanan pengesahan sebelumnya sudah nyata-nyata akan menjadi terdakwa lebih lanjut, kalau menurut saya harus diberikan sinyal. Menurut saya lho," terang Agus, Kamis (11/1).

Menurut Agus, proses hukum  baru bisa berhenti sementra jika KPK belum memiliki bukti awal yang kuat yang menunjukan calon kepala daerah yang bersangkutan tersangkut korupsi.

"Kalau memang diperiksa buktinya belum jelas dan masih diawal. Itu bisa kami enggak periksa dulu supaya kami adil," terang Agus.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus