Deretan Mobil Listrik Dari Asia, Pesaing Berat Tesla?


Deretan Mobil Listrik Dari Asia, Pesaing Berat Tesla?

Keberadaan Tesla sebagai salah satu perusahaan yang memproduksi mobil listrik terbaik dunia sekaligus pelopor mobil hemat dan ramah lingkungan diyakini sebagai sebuah inisiasi untuk membuat bumi jadi lebih terawat di masa depan dengan adanya pengurangan kendaraan berbahan bakar minyak.

Hal ini ditanggapi dengan positif dari sejumlah pabrikan otomotif dari wilayah Asia Timur, khususnya China, ini dengan mulai menjejakkan kakinya untuk memproduksi mobil listrik berteknologi canggih. Dilansir dari berita Carsome, berikut ini deretan mobil listrik berteknologi canggih dari Asia yang akan segera meluncur ke pasaran:

1. Byton

(source: http://www.techradar.com/news/meet-the-byton-concept-car-an-electric-suv-for-the-future)

Startup asal China, Byton, yang telah menampilkan diri di Ajang Consumers Electronic Show (CES) 2018 yang dilaksanakan di Las Vegas. Di ajang CES 2018, Byton memamerkan mobil listrik dengan konsep model Crossover. Tampilannya yang elegan nan sporty menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta otomotif. Pihak Byton mengklaim mobil crossover listriknya ini dapat melaju sejauh hingga 400 km untuk standar spesifikasi dasar. Mobil ini juga memiliki kekuatan daya tahan baterai yang dapat menempuh jarak hingga 240 km dalam pengisian selama 20 menit. Hebatnya, Byton mengklaim mobil ini bisa melakukan pengisian baterai hingga 80 persen untuk pengisian selama 30 menit saja.

(source: https://newatlas.com/byton-concept-siv-suv/52863/)

Dilansir dari Carscoops, Byton Crossover Concept akan dilengkapi dengan fitur teknologi nirsopir sehingga akan memudahkan pengendara selama mengendarai mobil ini di jalanan. Byton juga telah menanggalkan spion samping, sebagai gantinya, di dalam mobil ini disematkan dua buah kamera berukuran kecil yang akan memperlihatkan gambar ke dalam kabin sehingga si pengemudi tidak perlu melihat ke arah luar. Sedangkan untuk bagian kabinnya terdapat fitur yang paling menarik perhatian peminat. Mobil konsep besutan Byton ini disematkan layar yang berkisar 49 inci yang akan menghiasi secara keseluruhan pada bagian dashboard. Kabarnya, pihak Byton mengklaim bahwa layar ini akan dihadirkan dengan menggunakan layar yang diproduksi olehnya sendiri.

Byton menginformasikan bahwa mobil listrik konsep ini akan resmi diproduksi pada tahun 2019 mendatang dengan memiliki harga yang dibanderol sekitar $45.000 atau berkisar Rp604 juta dengan target pasar di dalam negeri, hingga benua Eropa dan Amerika. Sampai sekarang ini, Byton belum memberikan spesifikasi lengkap mengenai mobilnya tersebut.

2. KIA Niro EV

(source: http://www.motortrend.com/news/kia-niro-ev-concept-gets-238-miles-charge/)

Kia Motors juga tidak mau ketinggalan dalam memproduksi mobil listrik kekinian yang kabarnya telah dipamerkan di Ajang Consumers Electronics Show 2018 (CES) juga mobil konsep new-all-electric terbarunya yaitu KIA Niro EV.

Konsep terbaru ini menggabungkan kekuatan desain KIA dengan powertrain baterai-listrik yang sangat efisien. Pihak KIA juga telah melihat potensi pasar di masa mendatang, dengan melengkapi teknologi human-machine interface (HMI) dan sistem pencahayaan “motion graphic” yang terbaru.

(source: https://www.motorauthority.com/news/1114581_kia-niro-ev-concept-with-238-mile-range-debuts-at-2018-ces)

Dalam ajang CES 2018 ini, KIA akan menghadirkan tiga pameran berdesain kokpit yang bergaya dan interaktif untuk menunjukkan bagaimana perusahaan akan menggabungkan teknologi baru untuk meningkatkan komunikasi dan interaksi antara penghuninya dan kendaraan. Memiliki tema yang diusung oleh KIA “Beyond Autonomous Driving”, KIA Niro EV ini sudah dibekali teknologi asistensi berkendara baru yang lebih canggih dan koneksi 5G dalam mobil pertama di dunia.

3. LeSee Pro

(source: https://carbuzz.com/news/it-s-pretty-unlikely-you-ll-ever-see-a-leeco-lesee-go-on-sale)

Tidak hanya industri teknologi, LeEco akan melebarkan sayapnya pada industri otomotif. LeEco pun memamerkan mobil LeSee Pro yang mengusung sumber daya listrik dan memiliki teknologi autonomous atau biasa disebut dengan swa-kendali. Bahkan, LeSee Pro telah beraksi di dalam film Transformers terbaru garapan sutradara ternama Hollywood, Michael Bay.

Seorang pendiri LeEco, Jia Yueting berpendapat bahwa mobil konsep ini sudah dilengkapi dengan teknologi otonom dengan sensor yang terletak di atap. Apabila mobil ini dijalankan dengan mode otonom maka setir kemudi akan masuk ke dasbor. Hal tersebut menunjukkan bahwa LeSee Pro merupakan mobil full otonom bukan semi. Teknologi otonom yang ada di LeSee Pro dikembangkan dari hasil kerjasama antara Faraday Future dan Aston Martin. Perusahaan juga mengembangkan teknologi terdepan yang bisa mengenali wajah pengemudi, emosi dan sebagainya. Nantinya, LeSee Pro akan diproduksi di pabrik baru di Huzhou City dan dipasarkan terlebih dulu di China.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus