Bupati Tapanuli Tengah: Excited Dapat Ilmu di KBFP 7

Comments 274 Views Views


Bupati Tapanuli Tengah: Excited Dapat Ilmu di KBFP 7

SIPerubahan- Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) merupakan Sekolah Pemimpin Muda yang digelar hari ini, Rabu (07/02/2018). Ajang diikuti 50 pemuda pilihan dari berbagai penjuru kota di Tanah Air.

Melalui KBFP 7, generasi muda, khususnya para milenial yang berusia 25-35 tahun dibekali kemampuan untuk membangun konektivitas yang positif antara sesama anak bangsa serta dengan para tokoh dan institusi kunci yang bisa membantu pembentukan karakter, pengetahuan dan jejaring yang mereka butuhkan sebagai akses berkembang.

Salah satu peserta KBFP angkatan 7, Bakhtiar Ahmad Sibarani (33) yang menjabat sebagai Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, mengungkapka,  banyak manfaat serta ilmu yang ia peroleh dalam kegiatan ini.

“Ini luar biasa. Saya sangat exited dan mendapatkan ilmu di sini. Saya implementasikan di daerah saya sebagai bupati. Kita juga bisa mencari apa yang bisa kita ambil untuk daerah kita,” tuturnya sumringah.

Puluhan peserta KBFP 7, menurut mantan Ketua DPRD Tapanuli Tengah ini, merupakan orang hebat di bidangnya maupun profesinya. Dan, Bakhtiar pun mendapatkan solusi dari permasalahan yang pernah ia hadapi.

“Banyak yang hadir di sini adalah pemikir di bidangnya. Kita bisa berdiskusi apa saja kekurangan kita untuk diberikan jalan keluar dari teman-teman mungkin mereka lebih tahu dari kita dan kita ambil sekaligus kita implementasikan di wilayah kita,” ujarnya menjelaskan.

“Ini kan banyak orang yang mendaftar serta di seleksi yang ikut di sini. Saya berharap segenap garda bangsa ini, jangan hanya jadi penonton tapi pelaku untuk bangsa ini untuk memakmurkan Indonesia. Serta bagaimana kita mendukung pemerintahan pak Jokowi. Karena kita lihat juga sangat pro rakyat,” lanjutnya.

Untuk ke depannya, Bakhtiar mengaku ingin kembali ikut KBFP 7 sebagai panitia. Karena, ia ingin mensejahterahkan masyarakat yang dipimpinnya dari ilmu serta pengalaman yang didapatkan dari pembicara. 

“Angkatan 7 kalau diundang kita pasti hadir karena di sini luar biasa. Terima kasih kepada panitia KBFP yang sudah membuat ini. Sukses selalu untuk teman-teman semua,” katanya menutup pembicaraan.

Sekadar informasi, KBFP sendiri fokus terhadap pada keterlibatan pemuda dalam menjaga kohesi bangsa, di mana membangun kehidupan publik yang bersih dan antikorupsi. Selain itu, juga menjaga independensi serta kapasitas dan integritas. Selanjutnya, memelihara keberagaman, melawan radikalisme, dan membangun bangsa melalui inisiatif-inisiatif mandiri yang progresif.

Sekolah Pemimpin Muda KBFP digelar sejak tahun 2011 lalu. Sedikitnya, mampu mencetak enam angkatan kader bangsa. Para alumninya tersebar dan berkiprah menjadi pemimpin sejumlah komunitas serta institusi daerah hingga skala nasional.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus