Aa Gym dan Pilgub Jabar 2018


Aa Gym dan Pilgub Jabar 2018

Peta politik jelang Pilgub Jabar 2018 mulai menghangat. Sejumlah nama masuk dalam bursa cagub dan cawagub. Sejumlah wajah yang tak asing bagi publik diprediksi akan meramaikan perhelatan politik di bumi priangan ini.

 Tokoh-tokoh yang muncul diantaranya Dedy Mizwar (Wakil Gubernur Jawa Barat), Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung), Uu Ruzhanul Ulum (Bupati Tasikmalaya), Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta), Desy Ratnasari (DPR RI Fraksi PAN), Syaikhu ( Ketua DPW 1 Jabar PKS), Agung Suryamal ( Ketua Kadin Jabar), KH Abdullah Gynnastiar atau Aa Gym (Tokoh Agama) dan lainnya.

Munculnya nama Aa Gym tidak lepas dari hasil berbagai lembaga survei yang menempatkan nama dai kondang ini  dalam survei mereka. Hasil survei menyebut tingkat popularitas Aa Gym kurang lebih 95% dengan tingkat kedisukaannya mencapai 75%. Dengan hasil survei ini,  banyak pihak mendorong Aa Gym maju di Pilgub jabar 2018.

Dorongan terhadap Aa Gym di Pilgub Jabar 2018 ini akan membuat pilihan masyarakat Jawa Barat semakin banyak dan berkualitas. Latar belakang cagub Jabar 2018 ini paling banyak dari kalangan kepala daerah. Dengan munculnya nama Aa Gym,  tentu membuat masyarakat Jawa Barat senang, terlebih lagi warga Jawa barat terkenal agamis. Apalagi dengan adanya sentimen agama pada pilgub Jakarta kemarin, tentu akan membuat masyarakat tertarik mendukung Aa Gym. 

Kemunculan nama Aa Gym ini harus sudah diantisipasi oleh para cagub lain, terlebih lagi bagi Ridwan Kamil yang sudah deklarasi maju Pilgub Jabar 2017. Mayoritas masyarakat menginginkan pemimpin yang berintegritas dan itu menjadi faktor keuntungan bagi Aa Gym yang terkenal sebagai tokoh agama. Melihat kondisi sekarang, walaupun Aa Gym belum bilang ingin maju atau tidak, namun sudah ada masyarakat yang memberikan dukungan. Tidak heran jika sudah ada relawan di beberapa daerah untuk mendukung Aa Gym. Bisa dibilang sosok dai kondang ini adalah kuda hitam dalam Pilgub Jabar 2018.

Di sisi lain partai politik juga akan semakin susah dalam memberikan rekomendasi, kepada siapa yang akan maju di pilgub jabar 2018, terutama jika Aa Gym benar-benar maju. Alasannya tentu mereka tidak ingin memberikan rekomendasi kepada pasangan yang tidak mempunyai harapan menang. Terutama bagi partai yang berideologi nasionalis, tidak akan mudah memberikan rekomendasi ke Aa Gym. Partai-partai akan sulit untuk mencari pasangan calon untuk melawan Aa Gym apabila jadi maju.

Memang masih terlalu awal meramal tentang hasil Pilgub Jabar 2018, namun tiga calon yang sering muncul, yaitu Dedy Mizwar, Ridwan Kamil, dan Dedi Mulyadi harus hati-hati dengan kemunculan Aa Gym. Kemunculannya bisa menjadi keberuntungan atau malah kesialan bagi calon-calon tersebut. Apabila salah satu dari ketiga calon tersebut berpasangan dengan AA Gym, tentu akan meningkatkan peluangnya untuk terpilih.

Hari-hari ke depan tentu akan semakin seru dan menarik untuk melihat pilgub jabar 2018. Terutama terkait siapa saja yang akan mulai deklarasi maju dan geliat dukungan partai politik. Yang juga dinantikan adalah "Apakah Aa Gym jadi maju apa tidak dalam perhelatan lima tahunan ini di Jawa Barat.

Kita tunggu saja.!

Post a Comments
blog comments powered by Disqus