Menyoal Skandal Homo Cukong dan Elit Parpol di Lampung


Menyoal Skandal Homo Cukong dan Elit Parpol di Lampung

Politik dan bisnis. Dua mata uang yang tak bisa dipisahkan. Begitu pun dengan politik dan skandal seks. 

Dua hal tersebut juga mewarnai politik Lampung. Bukan rahasia umum jika salah satu petinggi Parpol di Lampung merupakan" boneka" cukong. 

Bukan hanya sebagai boneka untuk melanggengkan bisnisnya dengan kartel politik, petinggi parpol tersebut juga dikenal sebagai 'cengceman' dari cukong itu.

Mirisnya, skandal seks pengusaha dan boneka politiknya itu di luar kewajaran perselingkuhan suami nyerong dengan istri orang. Atau pengusaha punya simpanan istri muda pada umumnya. Nah, skandal ini dilakukan oleh seorang cukong asal Singapura yang lama berbisnis di Lampung dengan mantan security perusahaannya yang sekarang didandani menjadi elit parpol.

Skandal ini dilakukan antara laki-laki dengan pria. Nah bingung kan? Singkat kata, ini terong-terongan, terong dicabein. Masih belum mudeng? Itu lho, pedang ketemu pedang.

Jika anda terkejut, shock dan jijik. Itu wajar. Jelas aja, praktik kaum sodom jaman Nabi Luth terjadi di dunia perpolitikan Lampung.

Ya, di panggung politik dia bersandiwara sebagai seorang tokoh yang disegani karena selain dermawan, memiliki majelis pengajian, tampil harmonis bersama istri yang berkerudung, namun ternyata kemunafikan itu benar-benar menjijikkan.

Sang petinggi parpol yang dulu saat menjadi petugas keamanan perusahaan sang cukong masih gagah. Putih bersih, unyu-unyu memggemaskan. Selalu jadi pemuas sang bos, cukong asal Singapur yang memiliki kelainan seksual: MAHO!

Beruntung masyarakat Lampung masih dilindungi dari politisi amoral boneka cukong itu. Dimana sebelumnya pada Pilkada di salah satu Kabupaten ia syukur Alhamdulillah kalah. Apa kata dunia seorang Bupati cuman jadi boneka, kacung dan lebih sarkas lagi kalau mau ditulis: alat pemuas cukong atawa sex toysnya. Maaf cakap kalau banyak yang gak disensor di tulisan ini. 

Artikel ini hanya untuk membuka mata masyarakat Lampung agar lebih jeli dan cermat sebelum memilih pemimpinnya. Apalagi sebentar lagi mau Pilgub. Lihat dulu rekam jejak dan asal usul kekayaannya. Yang terpenting, rakyat harus tahu, siapa di belakang calon pemimpin yang diusung dan apa kepentingan bisnisnya?.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus