Kejutan Gatot Untuk Prabowo

Comments 45 Views Views


Kejutan Gatot Untuk Prabowo

Simpang siur hubungan panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo dengan Presiden Joko Widodo membuat komunitas-komunitas politik bingung melangkah. Kemungkinan dikarenakan momentum pemilihan presiden 2019 semakin mendekat, namun peta politik semakin berkabut, rivalitas Jokowi dengan Prabowo nyaris menguap menjadi cerita lama.

Pasukan yang berbaris di belakang Prabowo meragu, apakah masa depan penunggang kuda akan berjaya. Langkah dan pensiunnya Gatot Nurmantyo ternyata malah mengancam posisi Prabowo, bukan Joko Widodo. 

Strategi Prabowo mencari simpati kalangan militer dan ulama sedang di persimpangan, karena Prabowo tidak menyangka malah berhadap-hadapan dengan Gatot, yuniornya sendiri dari TNI. 

Ketakutan para prajurit Prabowo beralasan kuat, karena basis-basis politik yang mendukung prabowo pada 2014, saat ini sebagian besar bermigrasi mengidolakan kegagahan panglima TNI.

Harus diakui Gatot berhasil menyentuh hati para ulama. Dengan berbagai cara mengawal dan mendukung sikap organisasi-organisasi yang dikelola para ulama tersebut.  Di saat yang bersamaan, migrasinya pengikut Prabowo kepada Gatot tercermin dari sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang lebih banyak  mendukung langkah Gatot daripada mengkritiknya.

Dukungan politik PKS terhadap akrobatik politik yang dilakukan Gatot membuat para elit Gerinda semakin gigit jari menyambut tahun politik. 

Pasalnya PKS sebagai partai yang dianggap publik loyal terhadap Prabowo, ternyata malah memberikan sinyal mengundurkan diri dari koalisi, sebagaimana partai-partai Koalisi Merah Putih yang lebih dahulu melarikan diri dari rangkulan Prabowo.

Situasi politik ini juga membuat sebagai besar elemen masyarakat berbasis Islam berpikir dua kali untuk bersama Prabowo di Pemilu Presiden 2019. Sedangkan di saat bersamaan konsolidasi akar rumput di kalangan masyarakat muslim semakin menguat untuk mencari sosok yang dapat merepresentasikan kekuatan politik Islam. 

Menguatnya sosok Gatot di kalangan umat Islam bagai kejutan bagi Prabowo. Prabowo tidak menyangka Gatot merupakan kawan sekaligus lawan yang menyandera mimpinya menjadi seorang Presiden Republik Indonesia ke delapan.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus