Simposium Nasional: Kontribusi Gagasan Intelektual KAHMI untuk Bangsa


Simposium Nasional: Kontribusi Gagasan Intelektual KAHMI untuk Bangsa

Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) menggelar Siltaurahmi Kebangsaan dan Simposium Nasional Guru Besar dan Intelektual Pertama Alumni HMI. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara menjelang Munas KAHMI 18 November 2017 di Medan nanti.

Simposium nasional yang diikuti ratusan profesor dan guru besar alumni HMI ini dilangsungkan pada 14-15 November 2017. Simposium bertajuk 'Membangun negeri memihaki bangsa sendiri ini dibuka oleh Ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan juga ramah tamah dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Etik KAHMI di Istana Wapres, Selasa (14/11) malam.

Dikatakan Koordinator Presidium MN KAHMI, Prof. Mahfud MD, KAHMI punya ribuan profesor yang bekerja di perguruan tinggi, dan doktor-doktor yang bekerja di berbagai profesi. Siimposium profesor dan doktor alumni HMI tanggal 14-15 (November 2017) tersebut intinya untuk memberi pandangan bagaimana pembangunan tidak sekedar mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi tetapi juga pemerataan dan memperkecil ketimpangan sosial.

Ketua SC Simposium yang juga peneliti senior LIPI Siti Zuhro, yang mengatakan kesenjangan sosial ekonomi akan mendapat perhatian yang besar dalam acara ini. Ada enam perspektif untuk mendekati isu tersebut dalam simposium ini, antara lain demokrasi, budaya, pendidikan, ekonomi, hukum dan HAM, serta sains dan teknologi.

"Bagaimana kita mengentaskan kemiskinan, kesengsaraan masyarakat itu dari berbagai disiplin ilmu yang tadi itu. Untuk sementara KAHMI itu akan berkontribusi di 6 subtema yang sudah saya sebutkan tadi itu," jelas Siti Zuhro.

Hadir dalam Simposium hari pertama, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Muhadjir Efdendy,  Wakil Ketua MPR yang juga Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Ketua Dewan Pertimbangan KAHMI Akbar Tanjung, Korpres MN KAHMI Prof Mahfud MD, Ketua SC Simposium Prof. Siti Zuhro, Ketua OC Dr. Lukman Malanuang dan diikuti ratusan Professor dan Guru Besar serta intelektual KAHMI. Dalam Simposium ini, Pengurus KAHMI juga menerbitkan sebuah buku berjudul "Membangun Negeri Memihaki Bangsa Sendiri".

Post a Comments
blog comments powered by Disqus