Kampanye Perdana Khofifah Indar Parawansa

Comments 191 Views Views


Kampanye Perdana Khofifah Indar Parawansa

SIPerubahan - Kampanye hari pertama Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ditandai dengan berbagai keluh kesah nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI), Brondong, Lamongan, Kamis (15/02/2018). 

Nelayan mengeluhkan, pendapatannya menurun akibat larangan penggunaan cantrang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti. Banyak juga nelayan kehilangan pekerjaannya. Namun, larangan tersebut akhirnya dicabut dengan beberapa syarat.

Padahal, Khofifah menerangkan, nelayan mempunyai posisi bagus lantaran produknya strategis. Tak hanya itu, dalam mencukupi kebutuhan kesehariannya, menurut Khofifah, ikan hasil tangkapan nelayan Lamongan juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor ke luar negeri.

“Ukuran cantrang yang dilarang itu seratus gros per tahun atau lebih yang bisa merusak biota laut. Cantrang yang digunakan nelayan Lamongan untuk menangkap ikan ukurannya 30 gros pertahun sehingga masih bisa ditolerir,” terang Khofifah memaparkan kebijakan pemerintah itu. 

Selain mengunjungi TPI, Khofifah juga mengunjungi Pasar Blimbing, dan sentra UKM pembuatan Tenun Songket khas Lamongan di Kecamatan Maduran, Paradila.

Sebelumnya, Khofifah melepas sembilan ekor merpati ketika meresmikan Rumah Aspirasi. Ia juga meluncurkan Program Nawa Bakti Satya. Nawa Bakti Satya terdiri dari Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah, dan Jatim Harmoni.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus