Wali Kota Makassar Serukan Perang Lawan Narkoba


Wali Kota Makassar Serukan Perang Lawan Narkoba

Indonesia sedang disuguhi potret buram  maraknya obat-obatan terlarang yang bebas beredar di pasaran.Hal ini sudah menyebar di berbagai kalangan, mulai dari pejabat, selebritis, hingga anak-anak remaja di sekeliling kita. 

Alasan penggunaannya pun beragam, ada yang berdalih untuk mencari uang, ada yang hanya untuk bersenang-senang, sekadar ingin coba-coba dan ada juga yang mengaku menjadi korban karena ketidaktahuannya mengkonsumsi narkoba berwujud permen. Kalau sudah seperti ini, lalu siapa yang harus bertanggung jawab dan bagaimana menghentikan narkoba yang sudah beredar sedemikian luas?

Kabar ini memprihatinkan, namun kita harus berupaya meminimalisir peredaran narkoba atau menghentikan pemakaiannya jika sudah dilakukan. Semua bertanggung jawab untuk menghentikan darurat narkoba ini. Mulai dari diri sendiri, masyarakat, guru, tokoh publik figur hingga pejabat pemerintahan.

Upaya yang dilakukan pun bisa dengan berbagai cara, mulai penyuluhan atau kampanye anti narkoba, menambah aktifitas didik di sekolah, atau membentuk komunitas remaja yang positif di luar sekolah agar anak-anak remaja memiliki lingkungan pergaulan yang baik.

Remaja atau anak muda memang selalu menjadi target paling menggemaskan. Oknum yang ingin menghancurkan negara ini memakai jasa anak muda bangsa untuk menghancurkan Indonesia secara perlahan. Ya, jika anak-anak muda bangsa ini sudah kecanduan narkoba, maka tidak ada lagi harapan untuk Indonesia di masa mendatang.

Para pemuda penting untuk menyadari, narkoba harus dilawan bersama demi menjaga kesejahteraan bangsa Indonesia. Seperti halnya yang dilakukan pemuda-pemuda Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka membangun kesadaran diri bersama Wali Kota Makassar Danny Pomanto untuk bersama menyerukan perang melawan narkoba.

Seribuan pemuda Makassar yang berhimpun dalam Forum Konsepsi Pemuda Melawan Narkoba menyatakan komitmennya menolak penggunaan dan peredaran narkoba di Makassar. Hal ini kita apresiasi bersama. Sebagai anak muda generasi penerus bangsa, setidaknya mereka sudah menyelamatkan diri mereka dari kehancuran yang abadi. Lebih dari itu mereka juga beri’tikad baik menjaga Indonesia yang merdeka dan sejahtera.

Wali Kota Danny juga mengajak seluruh pemuda Makassar agar berkerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba yang diawali dari lingkungan terdekat seperti keluarga, kemudian meluas ke lingkungan pergaulan dan masyarakat. Hal ini sekiranya dapat menjadi contoh bagi kepala daerah lainnya untuk mencegah dan menghentikan peredaran dan penggunaan narkoba di masing-masing daerahnya.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus