Kontribusi Industri Mainan Signifikan


Kontribusi Industri Mainan Signifikan

Industri mainan nasional menunjukkan daya saingnya di kancah global. Hal ini membuktikan Indonesia termasuk dalam negara-negara produsen utama untuk beberapa produk unggulan yang mendunia.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan apresiasi kepada PT Mattel Indonesia (PTMI) yang berhasil mengembangkan perusahaan selama 25 tahun di Indonesia. Perusahaan ini telah menyerap tenaga kerja 10 ribu orang dengan nilai ekspor dalam kurun lima tahun terakhir rata-rata di atas USD150 juta per tahun. 

Apalagi, Kementerian Perindustrian tengah memacu pengembangan industri di dalam negeri yang berbasis padat karya dan berorientasi ekspor. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara 25th Anniversary PT Mattel Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Senin (4/12/2017).

Indonesia sendiri menjadi produsen mainan boneka barbie terbesar di dunia karena menyuplai 60 persen world wide market. Industri mainan merupakan bisnis yang menjanjikan di masa yang akan datang dengan segmen khusus dalam jumlah yang banyak.

PT Mattel Indonesia saat ini hanya mengincar pasar ekspor, sebanyak 100% produk hasil pabrikan di Indonesia dijual ke berbagai benua seperti Amerika, Eropa, dan Asia. 

Mattel Inc menguasai pangsa pasar mainan sebanya 50% seperti berbie dan hot wheels di dunia dengan produksi yang akan ditingkatkan di tahun 2018 diperkirakan mencapai 150 juta pcs. Jumlah tersebut meningkat dari produksi sebelumnya sebanyak 50 juta pcs.

Selain produksi boneka Barbie menariknya lagi, Indonesia memiliki pabrik mainan mobil dengan kapasitas produksi yang cukup besar dengan mencapai 50 juta unit per tahun yakni pabrik Hot Wheels di Cikarang milik PT Mattel Indonesia. Hot Wheels merupakan mobil mainan die cast atau dibuat dari bahan logam yang dicetak.

Tak cuma dari segi jumlah produksinya yang mencengangkan, Airlangga menuturkan pabrik ini juga sudah mengaplikasikan sistem kerja di era Industry 4.0. Revolusi industri ke-4 merupakan tahap perkembangan industri saat ini yang menggabungkan tenaga manusia, robot dan teknologi informasi dalam proses produksinya.

Airlangga Hartarto mendorong PT Mattel Indonesia untuk membuat edisi khusus Indonesia baik Barbie maupun Hot Wheels-nya yang juga bisa dipasarkan ke seluruh dunia. Oleh karena itu, Kemenperin terus mendorong agar industri ini semakin produktif dan berinovasi untuk menciptakan produk mainan yang mendidik dan menyenangkan.

Post a Comments
blog comments powered by Disqus